<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Arti Mimpi</title>
	<atom:link href="http://artimimpi.net/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://artimimpi.net</link>
	<description>Bunga Dalam Tidur</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Apr 2009 08:53:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Konsep sebuah Mimpi sebagai Bunga Tidur</title>
		<link>http://artimimpi.net/konsep-sebuah-mimpi-sebagai-bunga-tidur.asp</link>
		<comments>http://artimimpi.net/konsep-sebuah-mimpi-sebagai-bunga-tidur.asp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 20:04:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa tentang contoh mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apribawa-pc/allind/artimimpi.net/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[
Tema lain juga muncul didalam mimpi tersebut, dan hubungannya dengan rasa pertanggung jawaban saya terhadap penyakit Irma tidaklah terlalu nyata: penyakit yang dialami oleh putri saya, dan juga pasien dengan nama yang sama dengan putri saya; bahaya yang diakibatkan kokain; serangan yang dialami oleh pasien saya yang sedang berjalan-jalan di Mesir; perhatian saya terhadap kesehatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-77 alignleft" style="border: 1px solid black; margin-left: 10px; margin-right: 10px;" src="http://server/office/bowo/BOWO/artimimpi.net/wp-content/uploads/2009/03/bunga_tidur.jpg" alt="" width="250" height="251" /></p>
<p>Tema lain juga muncul didalam mimpi tersebut, dan hubungannya dengan rasa pertanggung jawaban saya terhadap penyakit Irma tidaklah terlalu nyata: penyakit yang dialami oleh putri saya, dan juga pasien dengan nama yang sama dengan putri saya; bahaya yang diakibatkan kokain; serangan yang dialami oleh pasien saya yang sedang berjalan-jalan di Mesir; perhatian saya terhadap kesehatan istri saya, kakak saya dan Dr. M; masalah fisik saya, dan kecemasan mengenai teman saya yang menderita radang selaput lendir hidung.</p>
<p>Tetapi jika saya memperhatikan semua hal ini, semuanya akan menjadi satu dalam konsep pemikiran saya, yang bisa diberi judul: perhatian terhadap kesehatan saya  dan orang lain; kesadaran profesional. Saya mengingat dengan samar-samar ketidaksetujuan ketika Otto memberikan informasi tentang keadaan Irma. Pada akhirnya saya cenderung menemukan suatu ekspresi sensasi yang sekilas datang dalam pikiran saya yang menjadi bagian dari mimpi.</p>
<p>Seolah-olah Otto mengatakan pada saya: “Anda tidak melakukan tugas anda dengan cukup serius; anda tidak bertanggungjawab; anda tidak memperlihatkan apa yang anda janjikan.” Setelah itu jalan pikiran ini mengambil tempatnya sendiri dalam kegiatan saya, dengan tujuan agar saya bisa memberikan bukti dari tanggung jawab saya, perhatian khusus saya terhadap kesehatan para saudara, teman dan pasien.</p>
<p>Herannya, ada juga beberapa kenangan pahit tentang hal tersebut, yang memastikan bahwa kesalahan sebenarnya dilakukan oleh Otto, bukan dari exculpation saya.   Material ini sangat netral, tetapi hubungan antara hal-hal diluar material, dimana merupakan dasar dari mimpi, dan pembahasan yang semakin terbatas yang muncul dari keinginan untuk pura-pura tidak mengetahui penyakit yang diderita Irma, adalah sesuatu yang tidak bisa disalahkan.</p>
<p>Saya tidak bermaksud memaksakan bahwa saya telah mendapatkan semua arti dari mimpi tersebut, atau bahwa interpretasi saya sempurna.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artimimpi.net/konsep-sebuah-mimpi-sebagai-bunga-tidur.asp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>50</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penderitaan Akibat Mimpi</title>
		<link>http://artimimpi.net/penderitaan-akibat-mimpi.asp</link>
		<comments>http://artimimpi.net/penderitaan-akibat-mimpi.asp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 20:02:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa tentang contoh mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apribawa-pc/allind/artimimpi.net/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Sejauh ini hal tersebut terlihat dari awal. Tetapi inti lainnya dari mimpi menjadi jelas ketika dipandang dari sudut pemenuhan harapan. Saya melakukan pembalasan pada Otto, bukan hanya karena ia tidak berpihak pada saya, kemuudian saya menyalahkannya karena pemberian perawatan media yang tidak baik, tetapi saya juga membalas dendam pada diri saya karena minuman keras yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejauh ini hal tersebut terlihat dari awal. Tetapi inti lainnya dari mimpi menjadi jelas ketika dipandang dari sudut pemenuhan harapan. Saya melakukan pembalasan pada Otto, bukan hanya karena ia tidak berpihak pada saya, kemuudian saya menyalahkannya karena pemberian perawatan media yang tidak baik, tetapi saya juga membalas dendam pada diri saya karena minuman keras yang berbau campuran minyak, dan saya menemukan bahwa mimpi tersebut menggabungkan kesalahan kami berdua: penyuntikan preparat propyl.</p>
<p>Saya masih kurang puas, tetapi tetap melanjutkan untuk membela diri saya dengan membandingkan Otto dengan rekan sejawatnya yang lebih bisa dipercaya. Oleh karena itu saya bisa mengatakan: “Saya lebih menyukai dia daripada anda.” Tetapi Otto bukanlah satu satunya orang yang harus merasakan kemarahan saya. Saya juga melakukan pembalasan dendam pada pasien yang tidak patuh, dengan menukarnya dengan seseorang yang lebih bijaksana dan patuh.  Namun saya juga tidak bisa memaafkan kontradiksi yang dilakukan Dr. M; karena saya merasa, dalam bayangan saya, pendapat saya tentangnya: yaitu bahwa sikapnya dalam hal tersebut sangat bodoh (’akan terjadi disentri, dll’).</p>
<p><img class="size-full wp-image-78 aligncenter" title="lautan_mimpi" src="http://server/office/bowo/BOWO/artimimpi.net/wp-content/uploads/2009/03/lautan_mimpi.jpg" alt="lautan_mimpi" width="397" height="292" /></p>
<p>Lagipula, hal tersebut menunjukkan seolah-olah saya telah membanding-bandingkannya dengan seseorang (teman saya yang memberitahukan saya tentang trimethylamin), sama seperti ketika saya berbalik dari Irma kepada temannya, dan dari Otto kepada Leopold. Seolah-olah saya berkata: Buanglah ketiga orang ini, gantikan mereka yang sesuai dengan pilihan saya, dan saya akan menghilangkan rasa bersalah yang seharusnya tidak ditimpakan pada saya. Dalam mimpi saya celaan yang tidak beralasan ini ditunjukkan pada saya dengan cara yang terperinci.</p>
<p>Sakit yang diderita Irma tidak ada hubungannya dengan saya, karena ia sendirilah yang harus disalahkan, karena menolak solusi yang saya berikan. Itu bukanlah urusan saya, karena hal tersebut adalah masalah yang terjadi secara organic, dan tidak mungkin disembuhkan dengan perawatan psikis. penderitaan Irma diakibatkan oleh kehidupannya sebagai janda (trimethylamin!); suatu keadaan yang tidak bisa saya rubah.</p>
<p>Penyakit yang diderita Irma diakibatkan oleh suntikan yang dilakukan dengan tidak hati-hati oleh Otto, suntikan dari obat yang tidak sesuai dengan yang seharusnya diberikan, yang memang tidak pernah saya berikan.&#8211; komplain yang muncul dari pihak Irma merupakan hasil dari suntikan yang memakai alat suntik yang tidak bersih, seperti radang urat darah yang diderita oleh pasien wanita saya yang sudah berumur lanjut, dimana suntikan yang saya berikan tidak pernah mengakibatkan efek samping apapun.</p>
<p>Saya sadar bahwa penjelasan-penjelasan tentang penyakit yang diderita Irma, yang akhirnya membebaskan saya, tidak setuju dengan yang lainnya; bahkan saling meniadakan satu dengan yang lainnya. Semua pembelaan &#8211;karena mimpi ini saha sudah cukup&#8211; mengingat dengan gamblang pembelaan yang diberikan oleh seorang pria yang dituduh oleh tetangganya mengembalikan ceret dalam keadaan rusak.</p>
<p>Pada awalnya ia mengatakan, ia telah mengembalikan ceret minuman tersebut dalam keadaan baik-baik saja; alasan keduanya, ceret tersebut sudah berlubang ketika ia meminjamnya; dan ketiga kalinya ia berkata ia tidak pernah meminjam ceret minuman itu sama sekali. Pembelaan yang rumit, tetapi semakin banyak pembelaan semakin baik, jika hanya satu dari tiga pembelaan ini yang dianggap sah, maka orang tersebt harus dibebaskan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artimimpi.net/penderitaan-akibat-mimpi.asp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Isi dan Pemikiran Mimpi</title>
		<link>http://artimimpi.net/isi-dan-pemikiran-mimpi.asp</link>
		<comments>http://artimimpi.net/isi-dan-pemikiran-mimpi.asp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 19:59:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa tentang contoh mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apribawa-pc/allind/artimimpi.net/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Seseorang tidak boleh memberikan suntikan secaara sembarangan. Disini tentu saja yang dipersalahkan adalah teman saya Otto. Saya sudah memperkirakan hal tersebut pada sore hari dimana ia seolah-olah menunjukkan, melalui perkataan dan sikapnya, bahwa ia tidak berpihak pada saya. Mungkin ia berfikir: “betapa mudahnya ia dipengaruhi, tidak bertanggung jawab terhadap kata-katanya sendiri”. Lebih lanjut lagi, kalimat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seseorang tidak boleh memberikan suntikan secaara sembarangan. Disini tentu saja yang dipersalahkan adalah teman saya Otto. Saya sudah memperkirakan hal tersebut pada sore hari dimana ia seolah-olah menunjukkan, melalui perkataan dan sikapnya, bahwa ia tidak berpihak pada saya. Mungkin ia berfikir: “betapa mudahnya ia dipengaruhi, tidak bertanggung jawab terhadap kata-katanya sendiri”. Lebih lanjut lagi, kalimat diatas juga kembali mengingatkan saya pada teman yang meninggal karena suntikan obat yang berlebihan.</p>
<p>Seperti yang telah saya katakan, saya tidak menganjurkan bahwa suntikan dengan menggunakan obat terlarang tersebut harus dilakukan. Saya mencatat bahwa ketika menyalahkan Otto saya sekali lagi tersentuh dengan cerita dari Matilda, yang merupakan dalih untuk kesalahan yang ditimpakan pada saya. Disini, tentu saja, saya mengumpulkan contoh yang sesuai dengan kata hati saya, dan juga sebaliknya.</p>
<p>Kemungkinan juga alat suntiknya tidak bersih. Kesalahan yang bukan hanya ditujukan pada Otto, tetapi juga kepada tempat-tempat lainnya. pada hari sebelumnya saya menemui anak laki-laki dari seorang wanita tua yang berusia delapan puluh dua, dimana saya bertanggung jawab untuk memberikannya dua suntikan morphia setiap harinya. Saya langsung berpikir bahwa ini mungkin kasus infiltrasi yang disebabkan oleh alat suntik yang kotor.</p>
<p><img class="size-full wp-image-79 alignleft" style="margin: 2px 8px;" title="berkhayal" src="http://server/office/bowo/BOWO/artimimpi.net/wp-content/uploads/2009/03/berkhayal.jpg" alt="berkhayal" width="309" height="251" /></p>
<p>Saya bangga bahwa dalam dua tahun saya tidak pernah memberikannya satupun infiltrasi; tentu saja saya selalu berusaha untuk berhati-hati dengan tetap menjaga alat suntik yang saya gunakan tetap bersih. Karena saya orang yang teliti. Untuk masalah radang urat darah, saya teringat istri saya yang menderita pembekuan darah selama masa kehamilan,  dan sekarang 3 situasi yang saling berkaitan muncul kedalam ingatan saya, melibatkan istri saya, Irma dan Matilda, yang identitasnya membenarkan tindakan sayang untuk menempatkan ketiga orang ini untuk bisa saling menggantikan.</p>
<p>Saya kini telah menyelesaikan penerjemahan mimpi. Mengenai penerjemahan ioni saya telah mengalami sakit yang sangat untuk mengatasi setiap pendapat yang disarankan setelah adanya perbandingan tentang yang tersembunyi dibalik isi mimpi dan pemikiran mimpi yang muncul. Sementara itu ‘arti’ dari mimpi telah saya dapatkan. Saya mendapatkan suatu tujuan yang dicapai melalui mimpi tersebut, dan menjadi alasan saya untuk bermimpi. Mimpi tersebut berisi beberapa keinginan yang menyadarkan saya tentang kejadia-kejadian pada sore hari sebelumnya (berita yang datang dari Otto, dan penulisan sejarah kesehatan Irma).</p>
<p>Hasil dari mimpi tersebut adalah bahwa bukan saya yang harus disalahkan karena sakit yang diderita oleh Irma, namun Otto yang seharusnya disalahkan. Sekarang Otto mengganggu saya dengan ucapannya tentang pengobatan Irma yang tidak sempurna;  mimpi tersebut membela saya, yang pada akhirnya menyalahkan dirinya sendiri. Mimpi tersebut membebaskan saya dari tanggung jawab akan keadaan Irma sekarang, karena kondisi tersebut disebabkan oleh hal lain (yang pada akhirnya memberikan sejumlah penjelasan yang jelas). Mimpi tersebut menunjukkan sejumlah keganjilan, seperti yang saya harapkan; isi dari mimpi tersebut adalah perwujudan dari suatu harapan; alasannya adalah harapan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artimimpi.net/isi-dan-pemikiran-mimpi.asp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seksualitas Mimpi</title>
		<link>http://artimimpi.net/seksualitas-mimpi.asp</link>
		<comments>http://artimimpi.net/seksualitas-mimpi.asp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 19:56:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa tentang contoh mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apribawa-pc/allind/artimimpi.net/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Kita sangat mengetahui bagaimana infeksi itu berawal. Apa yang muncul dalam mimpi tersebut sangat luar biasa. Beberapa saat sebelumnya kai belum mengetahui adanya infeksi, sampai adanya petunjuk dari Leopold.
Teman saya Otto memberikan suntikan kepadanya beberapa saat lalu, ketika ia merasa tidak enak badan. Otto mulai terlibat karena kunjungan singkatnya ke keluarga Irma dimana ia dipanggil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita sangat mengetahui bagaimana infeksi itu berawal. Apa yang muncul dalam mimpi tersebut sangat luar biasa. Beberapa saat sebelumnya kai belum mengetahui adanya infeksi, sampai adanya petunjuk dari Leopold.</p>
<p>Teman saya Otto memberikan suntikan kepadanya beberapa saat lalu, ketika ia merasa tidak enak badan. Otto mulai terlibat karena kunjungan singkatnya ke keluarga Irma dimana ia dipanggil ke sebuah hotel untuk memberikan suntikan kepada seseorang yang tiba-tiba saja terserang sakit. suntikan mengingatkan saya pada seorang teman yang meracuni dirinya sendiri dengan kokain. Saya mengajurkan pengobatan hanya untuk penggunaan internal hanya selama masa pengambilan kembali morphia, tetapi ia malah melakukan suntikan kokain.</p>
<p>Menyiapkan propyl&#8230;propyls&#8230;propionic acid. Bagaimana bisa ini terjadi padaku? Pada suatu sore setelah saya menulis sejarah kesehatan dan memimpikan kasus tersebut, istri saya membuka sebuah botol minuman keras berlabel Ananas yang merupakan hadiah dari teman kami, Otto. Ia mempunyai kebiasaan untuk memberi hadiah pada setiap acara; saya berharap suatu hari ia akan berhenti melakukan hal tersebut setelah mempunyai seorang istri.</p>
<p><img class="size-full wp-image-81 alignleft" style="margin: 2px 8px;" title="mimpi_sensual" src="http://server/office/bowo/BOWO/artimimpi.net/wp-content/uploads/2009/03/mimpi_sensual.jpg" alt="mimpi_sensual" width="289" height="218" />Minuman ini berbau campuran minyak yang sangat kuat, dan saya menolak untuk meminumnya. Istri saya menyarankan, ’Kita akan memberikan minuman ini kepada para pelayan ,’ dan saya keberatan dengan alasan, ’Kita tidak boleh meracuni mereka.’ Bau minuman tersebut (amyl&#8230;.) tiba-tiba saja membangkitkan ingatan saya tentang serangkaian: propyl, methyl dan lain-lain yang biasanya digunakan untuk melengkapi propyl seperti yang disebutkan dalam mimpi. Disini tentu saha saya menggunakan substitusi. Saya bermimpi tentang propyl setelah saya mencium bau amyl; namun substitusi seperti ini boleh dilakukan, terutama dalam kimia organis.</p>
<p>Trimethylamin. Dalam mimpi saya melihat formula kimia dari bahan ini yang merupakan bukti usaha saya dalam hal ingatan dan formula tersebut juga dicetak dalam huruf tebal, seolah-olah ingin membedakannya sebagai sesuatu yang penting. Dan kemanakah trimethylamin mengacu? Ternyata pada percakapan dengan seorang teman, yang telah bertahun-tahun sangat mengenal ide-ide yang saya kembangkan. Pada waktu itu ia baru saja memberitahukan saya beberapa ide yang menyangkut <em><strong>hubungan seksual</strong></em>, dan menyebutkan bahwa diantara yang lainnya ia menemukan pada trimethylamin salah satu hal yang menyangkut metabolisme seksual.</p>
<p>Zat ini membawa saya pada ide tentang seksualitas, faktor yang saya pahami memiliki arti yang besar dalam serangan rasa gugup yang sedang saya obati. Pasien saya Irma adalah seorang janda muda; jika saya harus memaafkan kegagalan saya sendiri dalam menyembuhkannya, saya mungkin harus menghubungkannya dengan keadaan ini, dimana pemujanya akan mengakhirinya dengan bahagia. Tetapi ini merupakan cara yag aneh dalam menyatukan suatu mimpi! Teman yang dalam mimpi saya menjadi pasien sya ketika berada di rumah Irma juga seorng janda muda.</p>
<p>Saya menebak-nebak mengapa formula trimethylamin terus muncul dalam mimpi. Banyak hal penting terkandung dalam kata ini: trimethylamin adalah suatu kiasan, bukan hanya pada semua faktor penting dari seksualitas, tetapi juga pada seorang teman yang selalu bersimpati kepada saya ketika saya merasa terkurung dalam pendapaat saya sendiri. Dan teman ini, yang berperan sangat penting dalam kehidupan saya: apakah ia juga akan muncul dalam rangkaian ide yang aneh dari mimpi ini?</p>
<p>Tentu saja, ia mempunyai pengetahuan khusus tentang hasil daari serangan pada hidung dan sinus, dan menunjukkan beberapa hubungan yang sangat luar biasa antara tulang turbinal dan organ seksual wanita. (tiga bentuk lingkaran yang saya temukan pada tenggorokan Irma). Saya membawa teman saya menemui Irma, untuk menentukan apakah sakit pada lambungnya berasal dari hidung. <em><strong></strong></em></p>
<p>Tetapi dia sendiri menderita radang selaput lendir hidung, yang menjadi perhatian saya, dan juga mungkin karena adanya pyaemia, yang melayang-layang didepan saya pada metastatis dari mimpi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artimimpi.net/seksualitas-mimpi.asp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ramalan tentang Mimpi</title>
		<link>http://artimimpi.net/ramalan-tentang-mimpi.asp</link>
		<comments>http://artimimpi.net/ramalan-tentang-mimpi.asp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 19:52:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa tentang contoh mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apribawa-pc/allind/artimimpi.net/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Dr. M mengatakan: ’terjadi infeksi tetapi tidak masalah; setelah ini anda akan mengalami disentri, dan racunnya akan hilang’. Hal ini pada awalnya terlihat konyol; namun seperti yang lainnya hal tersebut harus dianalisa secara hati-hati setelah doibservasi barulah terlihat ada sejumlah arti didalamnya. Yang saya temukan pada pasien tersebut adalah dipteria lokal. Saya ingat pembahasan tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-80 alignleft" style="margin: 2px 8px;" title="roda_mimpi" src="http://server/office/bowo/BOWO/artimimpi.net/wp-content/uploads/2009/03/roda_mimpi.gif" alt="roda_mimpi" width="288" height="293" />Dr. M mengatakan: ’terjadi infeksi tetapi tidak masalah; setelah ini anda akan mengalami disentri, dan racunnya akan hilang’. Hal ini pada awalnya terlihat konyol; namun seperti yang lainnya hal tersebut harus dianalisa secara hati-hati setelah doibservasi barulah terlihat ada sejumlah arti didalamnya. Yang saya temukan pada pasien tersebut adalah dipteria lokal. Saya ingat pembahasan tentang dipteritis dan dipteria pada saat anak perempuan saya.</p>
<p>Dipteria merupakan infeksi umum yang muncul karena adanya dipteritis lokal. Leopold menunjukkan adanya infeksi umum yang disebabkan adanya dullness, yang juga mengacu pada metastatis. Namun saya percaya bahwa hanya jenis metastatis ini yang tidak muncul dalam kasus dipteria. Ini lebih mengingatkan saya tentang pyaemia,</p>
<p>Hal tersebut tidak masalah merupakan suatu konsultasi. Sama halnya dengan masalah berikut: bagian akhir dari mimpi mempunyai pengaruh pada efek yang diderita pasien merupakan hasil dari serangan organis yang serius. Saya mulai menduga bahwa melalui iini saya hanya mencoba untuk menghindar dari rasa bersalah. Pengobatan psikis tidak ada hubungannya dengan adanya serangan dipteritis.</p>
<p>Sekarang saya menderita karena berpikir telah mengakibatkan sakit yang serius pada Irma, hanya semata-mata untuk exculpating diri saya sendiri. Hal tersebut terdengar kacau. Maka dari itu saya membuat keputusan yang baik ketika saya mengkonsultasikan masalah ini dengan Dr. M. Tetapi saya disini memposisikan diri saya sebagai orang yang berkuasa terhadap mimpi; suatu kenyataan yang harus dijelaskan.</p>
<p>Tetapi mengapa konsultasi ini tidak masuk akal untuk dilakukan?</p>
<p>Disentri. Beberapa teori yang dibuat-buat berpendapat bahwa racun dari suatu penyakit bisa dihilangkan melalui usus. Apakah disini saya mencoba untuk membuat lelucon dari penjelasan yang terlalu dibuat-buat oleh Dr. M, kebiasaannya dalam menyusun hubungan patologis dengan cara yang aneh?</p>
<p>Disentri memberikan hal yang berbeda. Beberapa bulan yang lalu saya menangani seorang anak muda yang menderita masalah usus yang sangat parah. Kasus ini oleh beberapa teman dianggap sebagai salah satu dari ’anemia dan kekurangan gizi’. Saya menyadari bahwa penyakit tersebut salah satu bagian dari histeria; saya tidak berniat untuk melakukan psikoterapi kepada pasien tersebut, dan mengirimnya untuk ikut dalam sebuah perjalanan menggunakan kapal pesiar. Beberapa hari kemudian saya menerima surat yang penuh dengan keputusasaan darinya; ia menulis dari<br />
Mesir, memberitahukan bahwa ia baru saja mengalami serangan disentri.</p>
<p>Saya menduga diagnosa tersebut hanyalah suatu kesalahan yang dibuat oleh rekan sejawat saya yang bodoh, yang membiarkan dirinya dibodohi karena munculnya histeria; namun saya tetap menyalahkan diri saya karena menaruh seseorang yang sedang sakit kedalam situasi yang memungkinkan terjadinya serangan tiba-tiba terhadap ususnya, dan juga histeria pada saat bersamaan. Lebih lanjut lagi, disentri tidak seperti dipteria, satu-satunya kata yang tidak muncul dalam mimpi.</p>
<p>Ramalan yang menghibur ini tentu saja bisa menjadi masalah, ’akan mengalami disentri&#8230;.etc’, saya membuat lelucon tentang Dr. M, dimana saya mengingat beberapa tahun lalu bersenda gurau tentang cerita yang persis sama mengenai seorang rekan sejawat. Ia dipanggil untuk konsultasi mengenai kasus seorang wanitaa yang menderita sakit yang sangat serius, dan ia bertanggung jawab menghadapi rekan sejawatnya yang kelihatannya sangat berharap bahwa ia akan menemukan albumen pada urine sang pasien.</p>
<p>Namun rekannya tidak ingin hal ini merisaukannya, maka ia menjawab, ’Tidak masalah tuanku, albumen tersebut akan segera dikeluarkan!’ Oleh karena itu, saya tidak perlu ragu bahwa bagian mimpi ini berisi ejekan untuk rekan sejawat saya yang tidak mengerti tentang histeria. Dan sebagai konfirmasi, yang ada dalam pikiran saya adalah: ’Apakah Dr. M mengetahui bahwa yang terlihat pada pasiennya, teman Irma, memberikannya cukup alasan untuk takut terhadap tuberkolosis dan histeria? Sudahkah ia mengetahui tentang histeria ini atau apakah akan membiarkan dirinya dibodohi begitu saja?</p>
<p>Tetapi apa yang dpat menjadi alasan saya dengan memperlakukan teman saya ini dengan buruk? Jawabannya sangat sederhana: ’Dr. M, sama seperti Irma, tidak meyetujui solusi yang saya sarankan. Dengan demikian di dalam mimpi ini saya telah membalas dendam kepada dua orang sekaligus: pada Irma dengan kalimat ’jika anda masih merasa sakit, itu adalah kesalahan anda sendiri’, dan pada Dr. M ketika melakukan konsultasi yang dbuat-buat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artimimpi.net/ramalan-tentang-mimpi.asp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mimpi Sakit Terus Menerus</title>
		<link>http://artimimpi.net/mimpi-sakit-terus-menerus.asp</link>
		<comments>http://artimimpi.net/mimpi-sakit-terus-menerus.asp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 19:51:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa tentang contoh mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apribawa-pc/allind/artimimpi.net/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Saya segera menelpon Dr. M, yang mengulangi tes yang sama. Ini hanya menegaskan posisi Dr. M yang adalah seorang tokoh diantara kami. tetapi kata ’segera’ menegaskan tentang tes khusus yang harus dilakukan. Hal ini mengingatkan saya pada pengalaman buruk dalam medis. Dengan mengkonsumsi obat (sulphoral) secara terus-menerus dan sesuai resep, saya bertanggung jawab atas kondisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya segera menelpon Dr. M, yang mengulangi tes yang sama. Ini hanya menegaskan posisi Dr. M yang adalah seorang tokoh diantara kami. tetapi kata ’segera’ menegaskan tentang tes khusus yang harus dilakukan. Hal ini mengingatkan saya pada pengalaman buruk dalam medis. Dengan mengkonsumsi obat (sulphoral) secara terus-menerus dan sesuai resep, saya bertanggung jawab atas kondisi seorang pasien wanita yang pada akhirnya mengalami keracunan akut, dan segera mencari pertolongan pada seorang teman yang lebih tua dan lebih berpengalaman.</p>
<p>Saya mengingat masalah ini karena adanya situasi tambahan. Pasien tersebut, yang meninggal karena efek racun dari obat, mempunyai nama yang sama dengan nama putri tertua saya. Tidak pernah terpikir oleh saya hingga sekarang; tetapi hal tersebut seolah-olah seperti suatu balas takdir seperti penggantian seseorang harus dilanjutkan dengan cara yang sama; Matilda yang ini diganti oleh Matilda yang itu; mata diganti mata; gigi diganti gigi. Hal ini menunjukkan seolah olah saya mencari alasan untuk menyalahkan diri saya sendiri karena kurangnya ketelitian dalam masalah kesehatan.</p>
<p><img class="size-full wp-image-87 aligncenter" style="margin-top: 2px; margin-bottom: 2px;" title="mimpi_sakit" src="http://server/office/bowo/BOWO/artimimpi.net/wp-content/uploads/2009/03/mimpi_sakit.jpeg" alt="mimpi_sakit" width="407" height="219" /><br />
Dr. M pucat; dagunya dicukur dan jalannya pincang. Semua ini benar bahwa penampilannya yang kurang loucat menjadi pusat perhatian teman-temannya. Saudara laki-laki saya yang tinggal diluar negeri mengnjungi saya, ia juga mencukur dagunya, dan jika saya tidak salah, Dr. M dalam mimpi saya mempunyai kesamaan dengannya. Dan beberapa hari sebelumnya datang kabar bahwa ia mengalami kelumpuhan karena encok pada pangkal pahanya. Pasti ada alasan mengapa saya menggabungkan kedua orang ini menjadi satu dalam mimpi saya.</p>
<p>Teman saya Otto berdiri disamping pasien, dan teman saya Leopold memeriksanya dan memberitahukan ada dullness dibagian bawah perut sebelah kiri. Leopold juga seorang dokter dan merupakan saudara dari Otto. Karena keduanya mengambil spesialisasi yang sama, maka hal ini menjadikan keduanya kompetitor, sehingga keduanya sering dibandingkan satu dengan yang lainnya. keduanya telah menolong saya selama bertahun-tahun, ketika saya masih memerintah di suaatu klinik umum bagi penderita neurotik anak-anak. Disini, adegan seperti yang muncul didalam mimpi saya ini sering terjadi.</p>
<p>Ketika saya mendiskusikan sebuah diagnosis dari sebuah kasus bersama Otto, Leopold akan memeriksa sekali lagi anak tersebut dan memberikan kontribusi yang tak terduga kedalam diskusi kami. ada perbedaan karakter antara keduanya, seperti perbedaan antara Inspektur Brasig dan temannya Karl. Otto sangat cepat dan siap siaga; Leopold sangat lambat dan pemikir, namun teliti. Jika saya membedakan Otto dan Leopold yang terbiasa berhati-hati  seperti dalam mimpi juga dengan tujuan untuk memuji Leopold. Perbandingan tersebut sama dengan perbandingan antara Irma dan temannya, yang dianggap lebih bijaksana.</p>
<p>Saya menjadi sadar tentang salah satu jalur yang menghubungkan ide-ide dalam mimpi tersebut: dari seorang yang sakit hingga ke klinik anak-anak. Mengenai dullness yang terletak dibagian bawah perut ssebelah kirinya, ada kesan bahwa hal tersebut berhubungan dengan kasus yang intinya hampir sama, keadaan dimana saya dibuat terkesan dengan ketelitiannya. Saya juga sekilas berpikir tentang sesuatu seperti pengaruh metastatis, tetapi hal itu juga berhubungan dengan pasien yang saya harap selalu ada di rumah Irma. Karena wanita ini, sepanjang pengetahuan saya, menderita gejal yang menyerupai tuberkolosis.</p>
<p>Bagian kulit yang mengalami infiltrasi pada bahu kanan. Saya langsung mengetahui bahwa ini adalah rematik yang saya alami pada bahu, yang selalu saya rasakan jika saya tidak dapat tidur dalam waktu cukup lama pada malam hari. Pemenggalan kata didalam mimpi terdengar ambigu: ’Sesuatu yang bisa saya rasakan, seperti yang ia rasakan, dibalik gaun tersebut.’ ’Merasakannya pada diri saya sendiri,’ itu maksud kalimat tersebut. Lebih lanjut, frase yang terdengar tidak biasa ’bagian kulit yang terinfiltrasi.’ Kita malah terbiasa dengan frase ’infiltrasi yang terjadi pada sebelah kiri.’ Ini berarti bisa mengacu ke paru-paru, dan juga sekali lagi, tuberkolosis.</p>
<p>Meskipun tertutup gaun. Ini tentu saja hanya suatu penyisipan. Di klinik, para anak-anak tentu saja diperiksa dalam keadaan telanjang; disinilah kita bisa melihat perbedaan sikap jika yang kita periksa adalah pasien wanita dewasa. Cerita ini biasanya tentang seorang dokter terkenal yang selalu meneliti pasiennya melalui pakaian yang dipakainya. Selanjutnya kurang jelas bagi saya, saya tak mampu melanjutkan cerita tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artimimpi.net/mimpi-sakit-terus-menerus.asp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Metode Penerjemahan Mimpi</title>
		<link>http://artimimpi.net/metode-penerjemahan-mimpi.asp</link>
		<comments>http://artimimpi.net/metode-penerjemahan-mimpi.asp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 19:22:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa tentang contoh mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apribawa-pc/allind/artimimpi.net/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Saya terkejut menyadari bahwa saya mengabaikan beberapa serangan organis yang terjadi padanya. Seperti yang diketahui para pembaca, ini merupakan ketakutan yang sering terjadi pada para spesialis yang menangani penderita sakit syaraf, dan yang terbiasa menganggap histeria mempunyai banyak manifestasi – dokter menganggapnya sebagai sesuatu yang menyerang organ. Dengan kata lain, saya dihantui oleh perasaan ragu-ragu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya terkejut menyadari bahwa saya mengabaikan beberapa serangan organis yang terjadi padanya. Seperti yang diketahui para pembaca, ini merupakan ketakutan yang sering terjadi pada para spesialis yang menangani penderita sakit syaraf, dan yang terbiasa menganggap histeria mempunyai banyak manifestasi – dokter menganggapnya sebagai sesuatu yang menyerang organ. Dengan kata lain, saya dihantui oleh perasaan ragu-ragu – saya sendiri tidak tahu dari mana datangnya – apakah ini merupakan peringatan untuk saya. Jika sakit yang dirasakan Irma berasal dari hal yang organis tersebut, maka bukanlah tugas saya untuk menyembuhkannya. Tentu saja pengobatan saya hanya untuk menghilangkan rasa sakit karena histeris. Pada kenyataannya saa ingin sekali menemukan kesalahan pada diagnosis tersebut, agar saya tidak bisa disalahkan karena kegagalan penyembuhan tersebut.</p>
<p>Saya mengajaknya ke jendela dengan tujuan memeriksa tenggorokannya. Sejenak ia menolak, seperti wanita yang malu karena menggunakan gigi palsu. Saya berpikir bahwa ia tak menginginkannya. Saya tak pernah memeriksa lubang mulut Irma. Kejadian dalam mimpi ini mengingatkan saya tentang suatu tes yang dibuat beberapa waktu lalu oleh seorang guru privat wanita, awalnya mengesankan seseorang yang sangat muda dan cantik, tetapi ketika ia membuka mulutnya, terlihat ia berusaha untuk menyembunyikan gigi palsunya.</p>
<p><img class="size-full wp-image-88 aligncenter" title="penerjemah_mimpi" src="http://server/office/bowo/BOWO/artimimpi.net/wp-content/uploads/2009/03/penerjemah_mimpi.jpg" alt="penerjemah_mimpi" width="400" height="300" /></p>
<p>Ingatan lainnya tentang tes kesehatan, dan juga rahasia yang mereka ceritakan sendiri, tentang kesalahan yang terjadi antara dokter dan pasien, mengingatkan mereka pada kasus ini. ’Ia tidak menginginkan ini’. Itu kesan yang pertama kali saya tangkap darinya, tetapi saya menduga ada arti lainnya. Dalam analisa seseorang mampu merasakan apakah arrière-pensées yang diterapkan terpakai atau tidak. Cara Irma ketika berdiri di jendela mengingatkan saya pada pengalaman lainnya. Irma mempunyai seorang teman yang sangaat saya hargai. Suatu sore ketika saya mencarinya, saya melihat ia berdiri di dekat jendela sama seperti yang terlihat di mimpi, dan dokternya, Dr. M memberitahukan bahwa ia mengalami diphtheritic membran.</p>
<p>Dr. M dan penyakit tersebut terus hadir dalam mimpi saya. Sekarang saya mengetahui bahwa selama beberapa bulan ke belakang saya selalu mempunyai alasan untuk mengatakan bahwa wanita ini terlalu histeris. Irma memperlihatkan kenyataan tersebut kepada saya. Tetapi apa yang saya tahu tentang keadaannya? Hanya 1 yaitu, sama seperti Irma di dalam mimpi saya, ia juga menderita karena sangat merasa tersiksa. Kemudian dalam mimpi saya, saya menukar posisi pasien saya ini dengan temannya.</p>
<p>Sekarang saya ingat bahwa sya sering menganggap bahwa wanita ini juga mungkin akan meminta saya untuk membebaskannya dari gejala-gejala tersebut. Tetapi terkadang saya berpikir hal tersebut mustahil karena ia sangat pendiam. Ia menolak, sperti yang ditunjukkan dalam mimpi. Penjelasan lainnya adalah mungkin ia tidak memerlukannya, karena pada kenyataannya ia menunjukkan bahwa ia cukup kuat untuk menguasai keadaannya tanpa bantuan orang lain. sekarang hanya tersisa beberapa ciri-ciri yang ditunjukkan oleh Irma dan temannya; pucat, bengkak dan gigi palsu. Gigi palsu ini mengingatkan saya tentang wanita pengajar tersebut; sekarang saya merasa cukup puas dengan gigi yang agak rusak. Ciri-ciri ini juga muncul didalam diri saya.</p>
<p>Wanita itu bukan pasien saya dan saya pun tidak berharap ia akan menjadi pasien saya, karena saya melihat ia tidak menyambut saya dengan baik, dan saya merasa ia bukanlah pasien yang patuh. Ia sangat pucat dan sangat merasa kurang enak badan, ia terlihat bengkak. Saya membandingkan pasien saya, Irma, dengan kedua orang wanita yang menolak untuk diobati tersebut.</p>
<p>Apa makksud saya ketika menukar posisi Irma dengan temannya di dalam mimpi saya? Mungkin karena memang saya ingin menggantinya; karena temannya membangkitkan simpati yang besar didalam diri saya, atau karena saya sangat menghargai kepintarannya. Saya menganggap Irma bodoh karena tidak menerima solusi yang saya berikan. Wanita linnya lebih bijaksana, dan kelihatannya memilih untuk mengalah. Mulutnya segera terbuka, ia akan lebih banyak berkata-kata daripada Irma.</p>
<p>Apa yang saya lihat pada kerongkongannya: sebuah tanda putih dan koreng yang berbentuk tulang turbinal. Tanda putih tersebut mengingatkan tentang dipteria, dan begitu juga yang dialami oleh teman Irma, namun hal ini juga mengingatkan sakit parah yang dialami oleh anak tertua saya dua tahun yang lalu, dan semua kecemasan yang timbul pada masa-masa sulit tersebut. Koren yang berbentuk tulang turbinal mengingatkan kecemasan terhadap kesehatan saya sendiri.</p>
<p>Pada saat itu saya secara teratur menggunakan kokain untuk menekan rasa sakit akibat bengkkak pada hidung dan saya mendengar beberapa hari sebelumnya bahwa seorang pasien wanita yang mengallami hal yang sama dengan saya didiagnosa mengalami necrosis pada selaput lendir hidungnya. Pada tahun 1885 sayalah orang yang merekomendasikan penggunaan kokain, dan saya sangat merasa bersalah karenanya. Seorang teman yang sangat saya sayangi, meninggal sehari sebelum saya bermimpi karena terjadi penyalahgunaan dengan cara pengobatan ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artimimpi.net/metode-penerjemahan-mimpi.asp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mimpi pada tanggal 23-24, 1895</title>
		<link>http://artimimpi.net/mimpi-pada-tanggal-23-24-1895.asp</link>
		<comments>http://artimimpi.net/mimpi-pada-tanggal-23-24-1895.asp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 19:21:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa tentang contoh mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apribawa-pc/allind/artimimpi.net/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu ruangan yang besar – sejumlah tamu yang kami undang – salah satunya Irma, yang saat itu sedang bermusuhan dengan saya, seakan-akan hendak membalas suratnya dan menyalahkannya karena tidak mau menerima solusi yang saya berikan. Saya mengatakan padanya ’Jikalau anda masih merasakan sakit saat ini, itu karena kesalahan anda sendiri’ – Ia menjawab: ’Jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada suatu ruangan yang besar – sejumlah tamu yang kami undang – salah satunya Irma, yang saat itu sedang bermusuhan dengan saya, seakan-akan hendak membalas suratnya dan menyalahkannya karena tidak mau menerima solusi yang saya berikan. Saya mengatakan padanya ’Jikalau anda masih merasakan sakit saat ini, itu karena kesalahan anda sendiri’ – Ia menjawab: ’Jika saja anda mengetahui sakit yang saya rasakan saat ini pada tenggorokan, perut dan bagian rongga perut – saya tersiksa karenanya.’ Saya terkejut dan melihat padanya. Ia terlihat pucat dan bengkak. Saya berpikir bahwa selama ini saya mengabaikan serangan organis pada pasien saya tersebut.</p>
<p>Saya mengajaknya mendekat ke jendela dan memeriksa tenggorokannya. Ia memberikan sedikit perlawanan, seperti seorang wanita yang malu karena menggunakan gigi palsu. Saya berpikir, pasti ia tidak menginginkannya. Mulutnya kemudian terbuka lebar, dan saya melihat satu titik putih yang lebar pada bagian kanan, dan ditempat lainnya saya melihat koreng berwarna putih keabu-abuan menempel dan membentuk lingkaran, seperti bentuk tulang turbinal pada hidung.</p>
<p>Saya segera menelpon Dr. M, yang kemudian mengulangi tes yang saya lakukan dan membenarkan hasil yang saya dapat. Dr. M sendiri terlihat tidak seperti biasa ia terlihat sangat pucat, pincang, dan dagunya licin seperti baru selesai bercukur. Sekarang teman saya Otto berdiri di samping Irma dan teman saya Leopold mengetuk-ngetuk perut Irma dan mengatakan ’ada dullness dibawah, di bagian kiri,’ dan juga meminta untuk lebih memperhatikan bagian kulit pada bahu kanan yang mengalami infiltrasi (saya bisa merasakannya, meskipun tersembunyi gaunnya). M mengatakan ’terjadi infeksi, tapi tidak masalahh, anda akan mengalami disentri dan racun tersebut akan hilang’.</p>
<p><img class="size-full wp-image-89 aligncenter" title="khayalan_mimpi" src="http://server/office/bowo/BOWO/artimimpi.net/wp-content/uploads/2009/03/khayalan_mimpi.jpg" alt="khayalan_mimpi" width="369" height="245" /><br />
Kami juga sangat mengetahui bagaimana infeksi tersebut terjadi. Teman saya Otto beberapa saat lalu, ketika Irma merasa kuraang enak badan, memberikan suntikan propyl&#8230;propyls&#8230;propionic acid&#8230;trimethylamin (formula yang ada didepan saya, dimana hurufnya tercetak tebal). Suntikan tersebut tidak boleh diberikan dengan sembarangan&#8230;mungkin juga alat suntiknya yang tidak bersih.</p>
<p>Mimpi ini mempunyai keuntungan lebih. Sangat jelas bahwa mimpi ini mempunyai hubungan dengan yang terjadi pada hari sebelumnya dan apa masalah yang ada. Pendahuluan yang saya buat telah menjelaskannya. Berita tentang kesehatan Irma yang saya dengar dari Otto, dan sejarah kesehatannya yang saya tulis hingga larut malam, telah mempengaruhi aktivitas psikis saya bahkan selama tidur. Namun, tidak seorangpun yang meski telah membaca pendahuluan dan mengetahui isi mimpi tersebut, mampu menebak arti dari mim[ppi tersebut.</p>
<p>Tidak juga saya sendiri. Saya bingung dengan gejala aneh yang diberitahukan Irma dalam mimpi, karena gejala tersebut tidak muncul ketika saya mengobatinya. Saya tersenyum mengingat ide aneh ketika menyuntikkan propionic acid dan juga ketika Dr. M berusaha memberikan konsultasi. Pada akhirnya mimpi tersebut semakin mengabur dan lebih cepat berakhir. Untuk mengetahui arti dari semua mimpi ini saya kemudian melakukan analisa yang mendalam.</p>
<p><strong>ANALISA</strong><br />
Ruangan – sejumlah tamu yang diundang. Pada musim panas tersebut kami tinggal di Bellevue, sebuah rumah yang terpencil di dalah satu gunung yang berdekatan dengan Kahlenberg. Rumah ini awalnya dibangun sebagai tempat hiburan, oleh akrena itu mempunyai ruangan tinggi yang seperti ruangan konser. Mimpi tersebut saya alami di Bellevue, beberapa hari sebelum ulang tahun istri saya. Selama hari itu istri saya berujar bahwa ia ingin mengundang beberapa teman, dan salah satu undangan yang hadir adalah Irma, yang akan datang sebagai tamu pada acara ulang tahunnya. Mimpi saya kemudian lebih dulu mengantisipasi keadaan ini. Ini adalah ulang tahun istri saya, dan kami mengundang beberapa tamu, diantaranya Irma, sebagai tamu pada ruang konser yang besar di Bellevue ini.</p>
<p>Saya menyalahkan Irma karena tidak menerima solusi yang saya anjurkan dan saya berkata, ’Jika anda merasakan sakit, itu adalah kesalahan anda sendiri.’ Saya mungkin pernah mengatakan ini secara sadar; saya mungkin pernah menyampaikannya secara langsung. Pada saat itu saya merasa bahwa tugas saya hanyalah memberikan informasi tentang arti tersembunyi dari gejala tersebut. Apakah menerima solusi yang saya berikan atau tidak – itu bukanlah tanggung jawab saya. Saya senang karena untungnya saya bisa mengatasi masalah tersebut terutama ketika saya diharapkan bisa berhasil mengobatinya. Tetapi saya mengetahui bahwa dalam percakapan saya dengan Irma saya sangat khawatir jika disalahkan atas sakit yang masih dialaminya. Jika penyebabnya adalah Irma, maka saya tidak bisa disalahkan. Bisakah tujuan mimpi ini ditemukan pada tahap ini?</p>
<p>Keluhan yang diberikan Irma – rasa sakit pada leher, rongga perut dan perut; ia merasa tersiksa karenanya. Sakit pada perut terjadi karena gejala kompleks pada pasien, tetapi tidak terlalu menyolok; ia memprotes karenna merasa cemas dan muak. Rasa sakit pada leher dan daerah perut dan sesak pada tenggorokan sangat terasa pada kasusnya. Saya bertanya-tanya mengapa gejala tersebut muncul dalam mimpi saya; namun untuk saat ini saya belum bisa memberikan jawabannya.</p>
<p>Ia terlihat pucat dan bengkak. Pasien selalu mempunyai warna kulit yang kemerahan. Saya menduga ada orang lain yang menggantikannya dalam mimpi saya tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artimimpi.net/mimpi-pada-tanggal-23-24-1895.asp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gangguan Jiwa dan mimpi</title>
		<link>http://artimimpi.net/gangguan-jiwa-dan-mimpi.asp</link>
		<comments>http://artimimpi.net/gangguan-jiwa-dan-mimpi.asp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 18:55:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa tentang contoh mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apribawa-pc/allind/artimimpi.net/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Mengenai psikoanalisi yang saya lakukan terhadap penderita gangguan jiwa, saya telah memasukkan lebih dari seribu mimpi untuk diterjemahkan, tetapi saya tidak berharap untuk menggunakan material ini sekarang sebagai pengenalan terhadap teori dan teknik penerjemahan mimpi. Kebanyakan dari kenyataan yang harus saya hadapi adalah mimpi-mimpi dari neuropath, sehingga kesimpulan yang didapat dari mereka tidak akan diterapkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-90 alignleft" style="margin: 2px 8px;" title="mimpi_melayang" src="http://server/office/bowo/BOWO/artimimpi.net/wp-content/uploads/2009/03/mimpi_melayang.jpg" alt="mimpi_melayang" width="317" height="212" />Mengenai psikoanalisi yang saya lakukan terhadap penderita gangguan jiwa, saya telah memasukkan lebih dari seribu mimpi untuk diterjemahkan, tetapi saya tidak berharap untuk menggunakan material ini sekarang sebagai pengenalan terhadap teori dan teknik penerjemahan mimpi. Kebanyakan dari kenyataan yang harus saya hadapi adalah mimpi-mimpi dari neuropath, sehingga kesimpulan yang didapat dari mereka tidak akan diterapkan pada mimpi-mimpi dari orang yang sehat, itu adalah alasan yang membuat saya menolak mereka.</p>
<p>Tentu saja pokok pembahasan dari ini mimpi-mimpi ini selalu mengenai penyakit yang menyebabkan penyakit syaraf tersebut. Oleh karena itu mimpi akan memerlukan suatu perantara yang lama, dan suatu investigasi terhadap kondisi alamiah dan etiologis dari psikoneuroses, sebuah masalah yang terkadang aneh dan baru, dan mampu mengalihkan perhatian dari masalah mimpi yang sebenarnya. Tujuan saya hanyalah untuk mempersiapkan cara, dengan cara mengatasi masalah mimpi, untuk menyelesaikan masalah yang lebih sulit lagi dari psikologi pada penderita penyakit saraf. Tetapi saya menghilangkan mimpi-mimpi dari para penderita neurotik, yang merupakan pembahasan utama saya, saya tidak bisa terlalu kritis atau memilih-milih dalam perawatan selanjutnya.</p>
<p>Mimpi-mimpi yang tersisa hanyalah mimpi yang dimiliki oleh orang-orang sehat yang telah saya kenal, atau yang saya gunakan sebagai contoh dalam literatur kehidupan mimpi. Sayangnya, mimpi-mimpi yang saya hilangkan ini adalah mimpi-mimpi yang tidak saya dapatkan artinya. Cara saya dalam menjalankan prosedur saya, tentu saja, lebih mudah dari metode rahasia sandi yang terkenal tersebut, yang menerjemahkan  isi mimpi yang berkenaan dengan kunci yang ada; namun saya dengan menggunakan isi mimpi yang sama mungkin akan menghasilkan arti yang berbeda dari masing-masing orang, atau pada hubungan yang berbeda.</p>
<p>Oleh karena itu saya harus menggunakan mimpi saya sendiri sebagai materi yang banyak dan sesuai, dipunyai oleh seseorang yang normal, dan mempunyai banyak pengalaman/kejadian dalam hidup sehari-harinya. Saya tentu saja dihadapkan pada keraguan yang muncul karena adanya kepercayaan dari analisa diri tersebut, dan bahwa perubahan mash tetap berlaku dalam analisa ini. Menurut saya, kondisi menyenangkan akan lebih ditemukan ppada analisa diri daripada observasi lainnya; dalam setiap kasus, analisa diri memungkinkan untuk dilakukan penelitian terhadap seberapa banyak yang bisa dicapai ketika melakukan penerjemahan mimpi.</p>
<p>Ada kesulitan lain yang harus diatasi dalam analisia diri. Seseorang mungkin akan segan ketika harus membeberkan secara detail kehidupan psikisnya, dan orang tersebut juga mungkin tidak akan merasa nyaman jika terjadi salah penafsiran dari orang asing. Tetapi orang tersebut juga harus mampu mendahulukan pertimbangan ini.</p>
<p>Dan saya mungkin bisa mengambil kesimpulan bahwa tujuan utama dari ketidakbijaksanaan yang harus saya laksanakan akan memberikan keasyikan tersendiri dalam masalah psikologis yang disampaikan oleh mereka.</p>
<p>Saya kemudian harus memilih salah satu mimpi yang saya alami untuk menjelaskan tentaang metode penerjemahan yang saya buat. Setiap mimpi membutuhkan pendahuluan, jadi saya harus memohon kepada para pembaca untuk sejenak berada pada posisi saya, dan menikmati detail kehidupan saya; karena untuk mengetahui arti tersembunyi dari suatu mimpi yang diperlukan hanyalah pemindahan posisi.</p>
<p>Pendahuluan – Pada musim panas tahun 1895 saya melakukan analisa psikologi terhadap seorang wanita muda yang merupakan teman karib saya dan keluarga saya. Bisa dimengerti bahwa hubungan yang rumit ini akan menimbulkan perasaan-perasaan pada seorang dokter, terutama seorang psikoterapis. Kepentingan pribadi seorang dokter lebih besar, namun kewenangannya kurang. Jika ia gagal, persahabatannya dengan pasien dalam bahaya karena telah merusak hubungan mereka.</p>
<p>Namun dalam kasus ini, perawatan berhasil meski hanya separuh, karena kegelisahan histeris pasien bisa disembuhkan, namun gejala somatiknya tidak. Pada saat itu saya tidak begitu yakin dengan kriteria yang harus dilakukan pada akhir pengobatan kasus histeria ini, dan saya mengharapkan dia untuk melakukan solusi yang ia sendiri tidak mampu menerimanya. Saat pertengkaran ini terjadi ia tidak lagi melanjutkan pengobatannya selama liburan musim panas.</p>
<p>Suatu hari seorang teman akrab yang lebih muda dari saya, yang baru saja mengunjungi pasien tersebut Irma dan keluarganya di rumah mereka di pedalaman desa, menelpon saya. Saya menanyakan keadaan Irma dan ia menjawab: ’Ia sudah membaik, namun tidak terlalu baik.’ Saya menyadari bahwa kata-kata dan nada suara yang dikeluarkannya sangat mengganggu saya. Saya mereasa bersalah, mungkin karena saya telah menjanjikan hasil yang baik pada pasien, dan entah benar atau salah saya menganggap bahwa tindakan Otto yang tiba-tiba berlawanan dengan saya, dimana ia juga merupakan kerabat dari pasien saya itu, yang saya anggap tidak pernah ada terbukti dalam pengobatan</p>
<p>Pertentangan ini tidak terlalu jelas bagi saya, namun tidak saya bahas. Pada sore harinya saya menulis sejarah kesehatan Irma, untuk diberikan pada Dr. M, seorang teman yang pada saat itu merupakan seorang tokoh dalam lingkungan kami. Selama malam itu (atau mungkin subuh) saya mengalami mimpi berikut, yang langsung saya catat segera setelah terbangun.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artimimpi.net/gangguan-jiwa-dan-mimpi.asp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Analisa tentang contoh mimpi</title>
		<link>http://artimimpi.net/analisa-tentang-contoh-mimpi.asp</link>
		<comments>http://artimimpi.net/analisa-tentang-contoh-mimpi.asp#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 18:44:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa tentang contoh mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apribawa-pc/allind/artimimpi.net/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Saya menemukan bahwa keadaan psikologis ketika seseorang menunjukkan sikap merenung sangat berbeda dari seseorang yang sedang mengamati proses psikisnya. Sikap merenung lebih banyak melibatkan aktivitas psikis; ditunjukkan dengan sikap tegang dan wajah yang mengerut, hal ini bertentangan dengan sikap tenang yang ditunjukkan oleh seseorang yang sedang mengamati dirinya sendiri.
Dalam kedua hal ini tentu saja membutuhkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-95 alignleft" style="margin: 2px 8px;" title="analisa_mimpi" src="http://server/office/bowo/BOWO/artimimpi.net/wp-content/uploads/2009/03/analisa_mimpi.jpg" alt="analisa_mimpi" width="245" height="243" />Saya menemukan bahwa keadaan psikologis ketika seseorang menunjukkan sikap merenung sangat berbeda dari seseorang yang sedang mengamati proses psikisnya. Sikap merenung lebih banyak melibatkan aktivitas psikis; ditunjukkan dengan sikap tegang dan wajah yang mengerut, hal ini bertentangan dengan sikap tenang yang ditunjukkan oleh seseorang yang sedang mengamati dirinya sendiri.</p>
<p>Dalam kedua hal ini tentu saja membutuhkan konsentrasi, tetapi orang yang merenung lebih menggunakan kemampuan kritisnya, dimana hasilnya ia menolak beberapa pemikiran yang muncul dalam kesadarannya setelah ia menyadari akan hal tersebut, dan secara tiba-tiba menyela orang lain, sehingga ia tidak mengikuti garis pemikiran yang tersedia untuknya; sementara mengenai pemikiran dari orang lain ia mampu untuk bersikap seolah-olah tidak sadar –maksudnya adalah pemikiran-pemikiran tersebut dihilangkan sebelum ia merasanya. Namun dalam observasi diri ia mempunyai satu tugas –yaitu menghilangkan kritik; jika ia berhasil, maka sejumlah pemikiran akan masuk kedalam kesadarannya yang justru sebaliknya akan menjauh dari genggamannya.</p>
<p>Dengan bantuan beberapa materi maka didapat hasil–materi yang baru bagi peneliti&#8211; maka sangat mungkn dilakukan penerjemahan patologis, dan juga pembentukan mimpi. Seperti yang terlihat, intinya adalah menyebabkan keasaan psikis yang berada pada tingkat yang sama, mengenai distribusi energi psikis (perhatian yang terus-menerus), hingga ke keadaan pikiran sebelum tertidur –dan tentu saja juga hingga keadaan hipnotis. Ketika tertidur ide yang tidak diinginkan berubah, karena berkurangnya tindakan tertentu yang berubah-ubah (dan tentu saja juga kritis), yang dapat mempengaruhi cara berpikir kita; kita terbiasa mengatakan kepenatan sebagai alasan atas berkurangnya hal tersebut. Gabungan ide-ide yang tidak diinginkan ini berubah menjadi gambaran visual dan audiovisual.</p>
<p>Dalam kondisi ketika ide tersebut digunakan dalam analisis mimpi dan penyebab penyakit, aktivitas ini ditinggalkan dengan sengaja dan kemudian energi psikis yang tersimpan digunakan secara hati-hati sesuai dengan pemikiran yang tak diinginkan yang akhirnya keluar – pemikiran yanng menguasai identitas mereka dalam bentuk ide-ide (dimana kondisi tersebut berbeda dari keadaan ketika tertidur). ’Ide yang tak diinginkan’ tersebut pada akhirnya berubah menjadi ’ide yang diinginkan’.</p>
<p>Ada banyak orang yang menganggap bahwa tidak mudah untuk menggunakan cara yang diharuskan terhadap ide-ide yang bebas dan nyata dan mengabaikan kritik yang juga diterapkan pada cara-cara tersebut. Ide-ide yang tak diinginkan menyebabkan perlawanan yang sangat keras dengan mencoba mencegah keluarnya ide-ide nyata tersebut. Tetapi jika kita mempercayai filsuf dan juga penyair terkenal Friedrich Schiller, ia mengatakan bahwa keadaan seperti itulah yang terpenting dalam menghasilkan kaya tulis yang puitis.</p>
<p>Dalam suatu bagian tertentu suratnya kepada Korner (dari penelusuran yang dilakukan oleh Otto Rank), Schiller menjawab dengan kata-kata berikut kepada temannya yang memprotes tentang kreativitasnya yang berkurang: ”Alasan anda memprotes menurut saya terletak pada batasan yang dipaksakan oleh kepintaran anda terhadap imajinasi yang anda miliki. Disini saya mencoba mencari dan menjelaskannya dengan menggunakan kata kiasan. Sekiranya jika hasilnya tidak bagus – dan juga menghalangi kreativitas dari pikiran – jika kepandaian menjadikannya terlalu berhati-hati, maka ide-ide yang dipunya seolah-olah mengalir tetapi dengan batasan.</p>
<p>Mengingat tentang isolasi, satu ide mungkin tidak akan berarti, dan berbahaya, tetapi mungkin lebih penting dari ide yang ada; mungkin dalam kata lain, mungkin akan sangat mustahil, hal tersebut akan mampu membentuk mata rantai yang sangat berguna. Orang pandai tidak dapat menentukan semua ide ini meskipun dapat menguasainya sampai dianggap sesuai  dengan ide-ide lainnya. Mengenai pemikiran yang kreatif, menurut saya, orang pandai telah menarik para penontonnya dari batas pada, dan mengacaukan ide-ide tersebut, dan kemudian ditinjau kembali dan diperiksa oleh beberapa orang. Kritik anda yang berguna, atau apapun anda menyebut diri anda, dipermalukan atau takut terhadap kegilaan yang ada pada diri semua penulis, perbedaan waktu itulah yang membedakan seorang artis dan pemimpi. Oleh sebab itu, keluhan anda tentang ketidak berhasilan, lebih karena anda terlalu cepat menolak dan terlalu membeda-bedakan. (Surat pada tanggal 1 Desember, 1788)</p>
<p>Namun, penarikan yang dilakukan oleh para intelek ini, seperti yang disebutkan ole Schiller, yang diterjemahkan menjadi keadaan observasi diri yang tidak kritis, bukanlah sesuatu hal yang sulit dilakukan.<br />
Kebanyakan dari pasien saya menyelesaikan tugas ini setelah instruksi pertama diberikan. Saya sendiri dapat melakukan semuanya, dengan cara menulis ide-ide yang muncul dari pemikiran saya terhadap proses ini.<br />
Kuantum dari energi psikis yang mengurangi aktivitas kritis, dan dimana intensitas dari observasi diri ditingkatkan, bermacam-macam tergantung dari masalah yang harus diselesaikan.</p>
<p>Langkah pertama dalam penerapan prosedur ini mengajarkan kita bahwa seseorang tidak dapat membuat mimpi sebagai keseluruhan dari suatu objek perhatian, tetapi hanya merupakan komponen individual dari isi mimpi tersebut. Jika saya bertanya pada pasien yang belum dilatih tentang hal ini, “Apa yang tterjadi padamu sehubungan dengan mimpi?” Ia tidak mampu mengatur segala sesuatu yang ada pada khayalan psikisnya. Saya pertama-tama membantunya membedakan mimpi tersebut, kemudian untuk tiap fragmennya, ia memberikan saya sejumlah ide yang bisa dianggap sebagai ‘pemikiran dibalik’ mimpi tersebut.</p>
<p>Kemudian dalam kondisi yang penting ini metode penerjemahan mimpi yang saya gunakan berbeda dari metode simbol dan pendekatan yang hampir mirip dengan metode sandi rahasia. Metode yang digunakan merupakan penerjemahan secara mendetail, tidak keseluruhan; menyusun mimpi tersebut dari awal, seperti sesuatu yang dibangun, sebagai satu kesatuan dari pembentukan psikis.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artimimpi.net/analisa-tentang-contoh-mimpi.asp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
